NEWS

Gonta Ganti Pelatih dan Masa Transisi Milan

Era Carlo Ancelotti

Tim asuhan Ancelotti tidak kalah hebat. Tim berjuluk I Meravigliosi berhasil meraih dua gelar Liga Champion. Rui Costa dan kawan-kawan sukses merebut gelar Liga Champion 2002-03.

Milan saat menjuarai Liga Champion 2002/2003.

Striker asal Ukraina Andriy Shevchenko, menjadi penentu kejayaan Milan saat melawan Juventus pada drama adu penalti di stadion Old Trafford.

Kesuksesan AC Milan berlanjut beberapa hari sesudahnya, dengan mengawinkan gelar Piala Italia. Milan dibawah Ancelotti langsung menghadirkan scudetto di musim 2003-04.

Dalam skuatnya, Carletto mengandalkan satu penyerang lubang seperti Kaka dan Rui Costa yang ditopang Andrea Pirlo dan Clerence Seedorf. Sementara di lini pertahanan ditopang oleh defender handal Italia, Paolo Maldini dan Alessandro Nesta.

Final Liga Champion 2004/2005, tentunya tak akan pernah dilupakan Milanisti. Trofi Liga Champion yang telah di genggam, harus terebut lawan. Saat itu Milan unggul 3-0 di 45′ menit babak pertama. Keunggulan Milan bisa dikejar Liverpool dan akhirnya Milan harus kandas dalam drama adu penalti di Stadion Ataturk, Istanbul, Turki.

Trofi ketujuh Milan, saat mengalahkan Liverpool tahun 2006-2007. (foto : google)

Tapi tidak butuh waktu lama, Milan balik membalas di final Liga Champion 2006/2007. Hasilnya, Milan balik menikam Liverpool di stadion Athens Olympic. Filippo Inzaghi berhasil menjalankan misi nya untuk membawa pulang trofi Liga Champion yang ke tujuh untuk Rossoneri.

Pada musim kompetisi Liga Italia Seri A 2006/2007, Milan terlibat dengan skandal calciopoli yang mengakibatkan pengurangan 8 poin di awal musim kompetisi.

Meskipun begitu, publik Italia tetap berbangga karena di tengah rusaknya citra sepak bola Italia akibat calciopoli, Milan berhasil menjuarai kompetisi sepak bola yang paling bergengsi di dunia, Liga Champions.

Untuk memperbaiki hasil yang kurang memuaskan pada musim 2008/2009, Milan mendatangkan pelatih muda yang sekaligus mantan pemain Milan era 90-an, Leonardo untuk menggantikan pelatih Milan sebelumnya, Ancelotti yang hijrah ke London, Chelsea.

Era Allegri

Hasil yang kurang memuaskan di tangan Allegri membuat manajemen Milan memecatnya pada Januari 2014.

Milan menunjuk Mauro Tassotti sebagai pelatih sementara selama tiga hari, untuk kemudian mengumumkan Clarence Seedorf sebagai pelatih sampai akhir musim.

Usai Seedorf dipecat pada Juni 2014, Milan menunjuk Filippo Inzaghi sebagai pelatih musim 2014/2015. Nasibnya sama, Inzaghi dipecat semusim berselang dan digantikan Sinisa Mihajlovic untuk musim 2015/2016.

Nasib Mihajlovic setali tiga uang. Ia dipecat pada April 2016 dan digantikan Christian Brocchi sampai akhir musim.

Baru pada awal musim 2016/2017, Milan menunjuk Vicenzo Montella.

Montella saat melatih Milan.

Setelah di musim pertamanya sukses mengantar Milan kembali ke Eropa, walaupun sempat memenangi trofi Piala Super Italia dengan mengalahkan Juventus lewat drama adu penalti, Montella diberhentikan manajemen di awal musim 2017/2018, atas rentetan hasil buruk yakni 6 kemenangan, 2 seri, dan 6 kekalahan menjadi penyebab Rossoneri mengambil keputusan tersebut.

Milan Sekarang

Perusahaan investasi asal Amerika Serikat (AS) Elliott Management resmi mengambil alih kendali AC Milan setelah Yonghong Li sebagai mantan pemilik gagal melunasi utang.

Diketahui, kepemilikan Li atas Milan jatuh setelah pengusaha asal Tiongkok itu gagal membayar cicilan sebesar 32 juta euro yang sudah jatuh tempo. Alhasil Elliott Management menutupinya melalui dana kreditor yang dikelolanya.

Sebelumnya Li berhutang pada Elliott untuk membangun Milan awal musim lalu. Li meminjam dana kepada Elliott saat membeli Rossoneri dari Silvio Berlusconi pada April tahun lalu, serta sejumlah dana lainnya untuk membiayai transfer klub. Total dana pinjaman mencapai €350 juta beserta bunga.

Kini Milan dibawah kendali Elliott Management, mengangkat bekas legenda Milan, Leonardo dan Maldini sebagai Direksi Klub. Gennaro Gattuso pun ditunjuk untuk melatih Milan.

Saat ini, Gattuso mencoba membangun karakter kuat permainan Milan untuk dapat bersaing di level domestik dan Eropa.

Akan tetapi, permainan yang kurang impresif dan kurang konsisten menjadi kendala Milan untuk dapat bersaing di kancah Eropa maupun meredam penguasa Liga Italia Seri A, Juventus.

Gennaro Gattuso, pelatih Milan saat ini.

Direksi Klub pun gerah atas hasil pertandingan minor yang telah dilakoni Romagnoli dan rekan-rekan akhir-akhir ini. Beredar kabar di media, beberapa pelatih berkelas akan menggantikan Gattuso di pertengahan atau pun di akhir musim ini.

Koleksi Gelar Juara Milan

Liga Italia (Seri A) : 18 trofi
1901/1902; 1906/1907; 1908/1908; 1895/1951;
1954/1955; 1956/1957; 1958/1959; 1961/1962;
1967/1968; 1978/1979; 1987/1988; 1991/1992;
1992/1993; 1993/1994; 1995/1996; 1998/1999;
2003/2004; 2010/2011;

Piala Italia/Copa : 5 trofi
1966/1967; 1971/1972; 1972/1973; 1976/1977;
2002/2003;

Piala Super Italia : 7 trofi
1989; 1992; 1993; 1994; 2004; 2011; 2016

Liga Champion : 7 trofi
1962/1963; 1968/1969; 1988/1989; 1993/1994;
2002/2003; 2006/2007

Piala Winner : 2 trofi
1967/1968; 1972/1973

Piala Super Eropa : 4 trofi
1989; 1990; 1995; 2003

Piala Interkontinental : 4 trofi
1989; 1990; 1995; 2003

Most Popular

Inilah Manfaat Minum Air Putih setelah Bangun Tidur

Air merupakan zat penting yang menyusun 50% – 60% komposisi tubuh Anda. Di dalam tubuh, air memiliki beragam fungsi, mulai dari melancarkan pencernaan, menjaga...

Benarkah Golongan Darah Menentukan Kerentanan terhadap Virus Corona?

Golongan darah ditentukan berdasarkan jenis antigen yang menempel pada sel darah merah. Antigen tiap individu diturunkan dari gen kedua orang tuanya. Berdasarkan antigen ini,...

Update Corona 25 Maret: 790 Kasus, 31 Sembuh, 58 Meninggal

Juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto, mengatakan ada penambahan kasus positif Corona pada Rabu, 25 Maret 2020."Ada penambahan kasus positif sebanyak 105...

5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

Penyebab dari wabah ini adalah coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Penyakit ini termasuk dalam golongan virus yang sama dengan...