#WOWFAKTA

Sederet Film Sepak Bola Yang Menginspirasi

Banyak yang bisa dipelajari dari film sepak bola. Bukan tentang teknik dan strategi-strategi rumit, namun kisah-kisah inspirasi yang lebih nyata.

Kisah-kisah inilah yang digambarkan lewat layar lebar.

1. The Class of ’92

David Beckham, siapa yang tidak kenal dengan nama ini. Sukses di bidang sepak bola dan kemudian sukses juga di luar dunia si kulit bundar khususnya dunia hiburan.

Meskipun begitu David Beckham lahir dari generasi ’92 klub Manchester United. Semuanya diceritakan di film The Class of ’92. Tidak hanya David Beckham, nama-nama pemain sepak bola yang kini sudah pensiun seperti dua bersaudara Gary dan Phil Neville, Ryan Giggs, Paul Scholes, Nicky Butt, digambarkan dalam film ini.

Mulai dari sukses mereka di turnamen Youth Cup tahun 1992 hingga menjuarai Premier League, dan tentu saja saksi sejarah tiga gelar Manchester United di tahun 1999.

2. Purely Belter

Film ini bercerita tentang seorang penggemar sepak bola yang begitu mencintai klub favoritnya, Newcastle United. Film Purely Belter menceritakan perjalanan dua penggemar Newcastle United yang bekerja banting tulang hanya untuk membeli tiket musiman menonton Newcastle United.

 

Banyak dialog cerdas, dan jokes sarkas khas Inggris di film ini. Bagi penggemar sepak bola dan tim nasional Inggris pasti mengenal nama Alan Shearer.

Mantan penyerang ini juga tampil di film Purely Belter. Sisanya, banyak tingkah kocak para superter yang sangat menggemari klub sepak bola ditampilkan sebagai jalan cerita film ini.

3. Zidane : A 21st Century Portrait

Legenda sepak bola era milenium. Sukses besar sebagai pemain sepak bola, dan saat menjadi pelatih adalah gambaran dari seorang Zinedine Zidane.

 

Film Zidane : A 21st Century Portrait mengikuti semua informasi tentang Zidane. Bagi penikmat film, menyaksikan Zidane sepanjang film bisa jadi informasi sederhana untuk mengetahui siapa sosok yang kini sudah menjadi “mantan” pelatih Real Madrid.

4. Escape to Victory

Film Escape to Victory merupakan salah satu film buatan Hollywood yang menceritakan tentang sepak bola. Uniknya, film ini menjadi salah satu yang tersukses di Box Office Hollywood pada masanya.

Salah satu faktornya adalah karena kehadiran Sylvester Stallone yang menjadi narapidana dan diwajibkan bermain sepak bola menghadapi narapidana dari Nazi. Di film yang tampil dengan latar setelah perang dunia ini Sylvester Stallone tampil sebagai seorang penjaga gawang.

5. Green Street Hooligans

Satu lagi, film sepak bola yang dilihat dari sisi penggemar sebuah klub sepak bola dan berjudul Green Street Hooligans. Film ini menampilkan sisi lain supoerter, khususnya sepak bola Inggris.

 

Para pemeran utamanya pun tidak main-main seperti Elijah Wood dan Charlie Hunnam yang sukses di film-film Box Office.

6. Ronaldo

Cristiano Ronaldo, megabintang Real Madrid yang kini hengkang ke Juventus. Film ini menceritakan sisi lain seorang Ronaldo. Dianggap arogan di lapangan hijau, kamu bisa melihat sosok Cristian Ronaldo yang menyayangi keluarga, serta mencintai keluarganya.

Cristiano Ronaldo ternyata juga diceritakan sebagai sosok yang penyendiri, dan tidak terlalu mudah akrab dengan orang lain. Jadi, jika kamu selama ini menyukai wajah tampan atau perut six-pack sang penyerang, melalui film ini kamu bisa melihat sisi lainnya.

7. Bend It Like Beckham

Lagi-lagi David Beckham. Pesohor di lapangan hijau. Namun Beckham hanya tampil sebagai cameo di film ini. Berjudul Bend It Like Beckham yang bercerita tentang gadis bernama Jesminder “Jess” Bhamra yang sangat mengagumi David Beckham.

 

Cita-cita Jess adalah menjadi pesepak bola profesional, namun berbenturan dengan kebudayaan asli negaranya dari India. Banyak inspirasi yang didapatkan dari film ini. Salah satunya adalah hak hidup wanita untuk terus berjuang meraih mimpi yang dinginkannya.

8. First Team: Juventus FC

Film yang masih segar, karena baru saja dirilis sekitar bulan februari. Film genre dokumenter yang diproduksi Netflix ini menceritakan sisi lain dari sebuah klub besar Italia bernama Juventus.

 

Kisah bahagia, sedih, konflik perbedaan, filosofi klub, hingga sisi lain kehidupan pemain serta staf kepelatihan diungkap dalam film ini. Tidak tanggung mulai dari mantan penjaga gawang legendaris Gianluigi Buffon hingga pemain baru seperti Federico Bernardeschi dan Daniele Rugani diceritakan dalam film ini.

9. Will

Penggemar Liverpool yang terlalu lama berpuasa gelar akan terobati dengan film berjudul Will. Film yang menceritakan keajaiban.

Namun, bukan Liverpool, melainkan seorang bocah yang begitu menyukai klub sepak bola yang baru saja kalah melawan Real Madrid di final Liga Champions 2018.

 

Mengisahkan Will Brennan, seorang anak yang berjuang pergi ke Turki demi menonton final Liga Champions 2005 antara Liverpool melawan AC Milan.

Jalan cerita film ini mengisahkan petualangan Will yang rela berdesak-desakan bersama sejumlah penggemar Liverpool yang berangkat ke Instanbul.

Perjalanan Will benar-benar mengurai ar mata dan memberikan inspirasi tersendiri dan dapat digunakan untuk berbagai macam kehidupan.

10. Pele : Birth of a Legend

Pele, memang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Legenda sepak bola yang begitu luar biasa saat aktif bermain di periode tahun ’60-an dan ’70-an. Setelah pensiun, Pele pun selalu dikenang.

 

Bahkan kerap dibandingkan dengan Diego Maradonna, hingga pesepak bola masa kini seperti Leo Messi, Cristiano Ronaldo hingga Neymar Jr.

Pele yang tidak pernah berhenti dibicarakan dilukiskan dalam sebuah cerita film sepak bola berjudul Pele: Birth of a Legend. Film ini menceritakan bagaimana Pele akhirnya menjadi seorang pesepakbola profesional meski berada di lingkungan dan keluarga yang tidak mampu.

Pele yang masih muda diceritakan bagaimana dirinya dilatih. Sebuah catatan profesional pesepakbola yang memang benar-benar memberikan banyak inspirasi.

11. Goal The Dream Begins

Santiago Munez, selalu bermimpi bisa menjadi pesepakbola profesional. Meskipun ia hanya tenaga kerja Meksiko di Los Angeles. Seorang pencari bakat berhasil menemukannya dan memberikan tawaran sekali untuk seumur hidup.

 

Masalahnya belum selesai, karena Santiago harus mencari cara agar bisa pergi ke Inggris demi dapat mengikuti uji coba tersebut. Fakta yang menarik lainnya adalah film ini bahkan dibuat menjadi trilogi.

12. Garuda di Dadaku

Bayu, yang masih duduk di kelas 6 Sekolah Dasar, memiliki satu mimpi dalam hidupnya: menjadi pemain sepak bola hebat. Setiap hari dengan penuh semangat, ia menggiring bola menyusuri gang-gang di sekitar rumahnya sambil mendribble bola untuk sampai ke lapangan bulu tangkis dan berlatih sendiri di sana.

Heri, sahabat Bayu penggila bola, sangat yakin akan kemampuan dan bakat Bayu. Dialah motivator dan “pelatih” cerdas yang meyakinkan Bayu agar mau ikut seleksi untuk masuk Tim Nasional U-13 yang nantinya akan mewakili Indonesia berlaga di arena internasional.

Namun Pak Usman, kakek Bayu, sangat menentang impian Bayu karena baginya menjadi pemain sepak bola identik dengan hidup miskin dan tidak punya masa depan.

 

Dibantu teman baru bernama Zahra yang misterius, Bayu dan Heri harus mencari-cari berbagai alasan agar Bayu dapat terus berlatih sepak bola. Tetapi hambatan demi hambatan terus menghadang mimpi Bayu, dan bahkan persahabatan tiga anak itu terancam putus

 

Most Popular

Cegah Virus Corona, Berikut Cara Penggunaan Disinfektan

Kasus positif penyakit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Per Jumat (27/3/2020), pemerintah melaporkan 1.046 kasus positif terinfeksi Covid-19.Dari angka tersebut sebanyak 87 orang...

Ditutup 31 Maret, Ayo Segera Daftar SNMPTN 2020 untuk KIP Kuliah

Untuk calon mahasiswa yang membutuhkan dukungan Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah) untuk menempuh pendidikan tinggi disarankan agar segera mendaftarkan KIP Kuliah hingga 31 Maret...

Kasihan, Karyawan Katering Dirumahkan Imbas Corona

Dewan Penasehat Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Diana Dewi mengungkapkan bahwa karyawan katering mulai dirumahkan imbas ditundanya pernikahan atau resepsi pernikahan.Karyawan yang dipulangkan khususnya...

Tak Bisa Tunggu Herd Immunity untuk Hambat Virus Corona, Ini Alasannya

Di tengah pandemi virus corona COVID-19 ini, sempat ramai anggapan bahwa 'Herd Immunity' bisa memperlambat penularan pandemi corona.Hal ini tentunya menjadi suatu harapan bagi...