#WOWFAKTA

Liga 1 : PSMS Gagal Keluar Dari Zona Degradasi

PSMS Medan akan terus menjaga peluang untuk tetap berlaga di laga 1 musim depan. Misi harus menang diusung oleh skuat asuhan Peter Butler, saat Ayam Kinantan menghadapi PS TIRA pekan 33 Liga 1, pada hari Rabu malam (05/12/2018) WIB.

Partai yang seharusnya dilakoni Ayam Kinantan di Stadion Teladan, harus dipindah ke tempat netral. Tepatnya di Stadion Pakansari, Bogor.

foto : google

Saat ini PSMS menempati peringkat 17 dengan koleksi 37 poin. Unggul satu angka atas PS TIRA yang berada di posisi dasar klasemen Liga 1 dengan 36 poin.

Babak Pertama

Penetrasi dilakukan anak asuhan Butler ke daerah PS TIRA diawal babak pertama. Rony Fatahillah yang menggantikan Legimin Raharjo sebagai kapten tim, coba memotivasi rekan-rekan PSMS untuk bermain lebih agresif.

Tempo permainan kedua tim semakin meningkat. Menit ke 10′, Shohei Matsunaga harus diganjar kartu merah setelah melanggar keras pemain PS TIRA yang sudah berhadapam langsung dengan kiper PSMS di luar kotak penalti.

Pertandingan sempat dihentikan wasit pada menit 31′, usai terdengar nyanyian-nyanyian suporter yang terdengar rasis di tribun penonton.

Unggul jumlah pemain, PS TIRA mencoba mengontrol permainan. Tetapi sejumlah peluang yang dibangun lini serang PS TIRA dapat digagalkan Abdul Rohim, yang tampil cukup apik di bawah mistar PSMS. Skor kacamata pun menutup paruh pertama.

Babak Kedua

Skuat Nil Maizar langsung meningkatkan intensitas serangan di babak kedua. Skema serangan terus dibangun pemain PS TIRA untuk menggempur pertahanan PSMS. Ancaman kali ini dilakukan oleh Abduh Lestaluhu, tapi tendangannya masih belum mengenai sasaran.

Pertandingan antara PSMS dan PS TIRA tetap berlangsung ketat, mengingat kedua tim berusaha memecahkan kebuntuan sepanjang babak pertama. Serangan tekanan di pertahanan lawan dilakukan kedua tim.

Tim tamu bersorak kegirangan pada menit ke-53 ketika Aleksandar Rakic sukses membuka keunggulan bagi PS TIRA. Umpan pendek Dimas Drajat diselesaikan Rakic yang berdiri bebas tanpa pengawalan.

Kondisi ini menumbuhkan kepercayaan diri pemain PS TIRA, sehingga sukses menggandakan keunggulan pada menit ke-77 melalui tendangan Rakic menyambut umpan Dimas. Gol tersebut menggoyahkan penggawa PSMS. Akibatnya, PS TIRA memperbesar keunggulan lewat tendangan bebas Rakic selang dua menit kemudian.

Meski tertinggal tiga gol, PSMS tidak mau menyerah begitu saja. Tim Ayam Kinantan sukses memperkecil ketertinggalan pada menit ke-84 melalui sundulan Rahmad Hidayat menyambut umpan silang dari sisi kanan serangan.

Namun PS TIRA kembali memperbesar keunggulan pada menit ke-88 melalui Dimas. PS TIRA harus kehilangan pemain ketika Roni Sugeng menerima kartu kuning kedua di menit ke-90, dan PSMS akhirnya hanya bisa memperkecil kekalahan menjadi 4-2 lewat gol Rachmad di injury time.

 

 

 

 

Most Popular

Kasihan, Karyawan Katering Dirumahkan Imbas Corona

Dewan Penasehat Asosiasi Perusahaan Jasaboga Indonesia (APJI) Diana Dewi mengungkapkan bahwa karyawan katering mulai dirumahkan imbas ditundanya pernikahan atau resepsi pernikahan.Karyawan yang dipulangkan khususnya...

Akan Ada Kegaduhan di Liverpool Jika Liga Inggris Musim Ini Dibatalkan

Karena krisis virus corona, Liverpool terancam gagal juara. Eks pemain top Paul Ince mengkhawatirkan akan ada kegaduhan jika Liga Inggris musim ini dibatalkan.Liverpool hampir...

Cegah Virus Corona, Berikut Cara Penggunaan Disinfektan

Kasus positif penyakit Covid-19 di Indonesia masih terus bertambah. Per Jumat (27/3/2020), pemerintah melaporkan 1.046 kasus positif terinfeksi Covid-19.Dari angka tersebut sebanyak 87 orang...

Update Corona Indonesia 27 Maret: 1.046 Positif, 46 Sembuh, 87 Meninggal

Jumlah kasus positif virus corona COVID-19 kembali bertambah. Hingga Jumat (27/3/2020) tercatat 1.046 kasus positif, 46 sembuh, dan 87 meninggal."Ini menunjukkan masih ada penularan...