NEWS

Milan vs Torino : Mengenang Sang Legenda Luigi Radice

Laga Milan vs Torino akan diawali dengan mengheningkan cipta untuk menghormati mantan pemain Milan Gigi Radice yang meninggal dunia kemarin.

Luigi “Gigi” Radice, lahir di Cesano Maderno, Italia, pada 15 Januari 1935. Cesano Moderno adalah kota yang terletak di Provinsi Milan, tepatnya di Italia Utara.

Pada 26 April 2015, putra Gigi Radice mengungkapkan bahwa ayahnya menderita penyakit Alzheimer.

Kondisi kelainan yang ditandai dengan penurunan daya ingat, penurunan kemampuan berpikir dan berbicara, serta perubahan perilaku pada penderita akibat gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Luigi Radice. (foto : IlPost.it)

Pria yang sudah berumur 83 tahun itu, akhirnya tutup usia pada 7 Desember 2018 lalu.

Karir Luigi Radice

Selama masa hidupnya, Radice memulai karir sepakbola di Milan Junior. Masuk skuat utama Milan pada tahun 1955. Disinilah nama besar Luigi Radice dimulai.

Berposisi sebagai bek kiri, pria ini dikenal ulet dan tangguh di lapangan hijau. Bersama Rossoneri, Radice sukses membawa Milan menjuarai Seri A sebanyak tiga kali yakni pada musim 1956–57, 1958–59, 1961–62.

Luigi Radice juga pernah menjuarai Piala Champions bersama Rossoneri tahun 1962-63. Ini adalah kali pertama klub Italia berhasil memenangkan Piala Eropa. Di final, Milan berhasil menaklukan Benfica 2-1, yang saat itu dua gol Milan dicetak oleh Altafini.

Radice juga masuk di skuad Italia untuk Piala Dunia pada tahun 1962, yang merupakan edisi ketujuh yang saat itu diselenggarakan di Chili.

Ia mencatat dua kali penampilan di turnamen empat tahunan itu, saat Italia tersingkir di babak pertama. Secara keseluruhan, Radice mengoleksi lima penampilan untuk timnas Italia, antara 1961 dan 1963.

Tentunya laga Milan versus Torino menjadi laga yang sangat memorial bagi kedua tim. Pasalnya Radice pernah menjadi arsitek Torino pada musim 1975 sampai 1976.

Tak salah, jika para pemain kedua kesebelasan, mengheningkan San Siro selama lebih kurang satu menit untuk mengenang jasa seorang Radice yang pernah membawa nama besar AC Milan dan Torino di Italia.

Gattuso “Torino Tim Yang Tangguh”

Sementara jelang laga ini, pelatih Milan, Gennaro Gattuso, tak akan menganggap sebelah mata kekuatan Torino.

Pelatih berumur 40 tahun itu mengungkapkan bahwa Torino adalah tim yang menggabungkan teknik dan kekuatan fisik.

Bersama Walter Mazzari sebagai juru taktik Toro, klub asal kota Turin itu bertengger di posisi ketujuh jelang pekan ke 15 Seri A dengan koleksi 21 poin.

Milan pastinya akan mengincar poin sempurna di San Siro. Untuk terus bersaing menempati posisi empat besar di daftar klasemen Seri A.

 




Most Popular

Efek Virus Corona, Kapolres Simalungun Perpanjang Masa Pendaftaran Calon Anggota Polri

Kapolres Simalungun, AKBP Heribertus Ompusunggu memperpanjang masa pendaftaran calon anggota Polri hinggal tanggal 6 April 2020 mendatang. Diduga efek merebaknya Virus Corona (Covid-19).Humas Kapolres,...

Benarkah Vaksin Flu Bisa Mencegah Infeksi Virus Corona?

Persediaan vaksin flu di Indonesia kini telah menipis karena banyak masyarakat yang percaya bahwa pemberian vaksin ini dapat mencegah infeksi virus Corona atau COVID-19....

Omzet Bisnis Katering Anjlok 40% Imbas Wabah Corona

"Jadi kalau dipukul rata sih mereka kondisinya secara total ya, secara total ya kita di bisnis jasa boga ini 40% lah turunnya," kata Dewan...

5 Cara Efektif agar Tidak Tertular Virus Corona

Penyebab dari wabah ini adalah coronavirus jenis baru yang disebut dengan novel coronavirus 2019 (2019-nCoV). Penyakit ini termasuk dalam golongan virus yang sama dengan...